Kerajaan menutup perbatasan dengan Vietnam karena wabah

Kerajaan menutup perbatasan dengan Vietnam karena wabah – Perdana Menteri Hun Sen kemarin menutup perbatasan dengan Vietnam di tengah kekhawatiran COVID-19.

Kami akan menutup perbatasan [hari ini], kata Hun Sen. Ini bukan tanggapan atas penutupan perbatasan Vietnam dengan kami.

Setiap pejabat harus secara serius melakukan penutupan, terutama provinsi yang berbatasan dengan Vietnam, tambahnya. Durasi penutupan tergantung pada Vietnam. Mereka melindungi rakyat mereka, jadi kami perlu melindungi kami karena coronavirus juga pecah di Vietnam.

Pada hari Rabu, Vietnam mengunci perbatasannya dengan Kerajaan dan memberlakukan larangan masuk selama sebulan untuk pelancong asing, kecuali untuk diplomat. Negara ini mengadopsi langkah-langkah untuk melindungi dirinya dari COVID-19.

Penutupan perbatasan Vietnam dengan Kamboja akan berlangsung selama 30 hari dan larangan itu juga berlaku untuk para pelancong yang pernah mengunjungi atau transit di Inggris, 26 negara Schengen dan negara-negara Poker ASEAN dalam 14 hari terakhir, termasuk warga negara Vietnam yang kembali ke rumah.

Mr Hun Sen mengatakan banyak warga Vietnam melakukan perjalanan ke Kamboja di masa lalu, mencatat 300 warga negara Vietnam pada hari Rabu melintasi perbatasan Kerajaan.

Saya ingin mengajak orang-orang Vietnam di Kerajaan untuk tidak meninggalkan Kamboja, katanya. Orang Kamboja di Vietnam, tolong jangan tinggalkan negara itu.

Kementerian Luar Negeri segera mematuhi perintah Hun Sen kemarin dan menulis surat kepada kedutaan Vietnam di Phnom Penh untuk menginformasikan penutupan perbatasan.

Kerajaan menutup perbatasan dengan Vietnam karena wabah

Masuknya warga negara Vietnam ke Kamboja, [dan sebaliknya] melalui darat, air atau udara, akan ditangguhkan sementara mulai [hari ini], kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. Langkah ini terutama bertujuan untuk menghindari ketidaknyamanan persyaratan karantina untuk warga negara Vietnam dan Kamboja.

[Kami] mengusulkan otoritas lokal dari kedua negara bekerja bersama untuk memfasilitasi dan memastikan perjalanan barang melintasi perbatasan bersama dapat dilakukan tanpa gangguan, katanya.

Kin Phea, direktur jenderal Institut Hubungan Internasional di Akademi Kerajaan Kamboja, mengatakan kemarin, Kamboja merespons dengan sopan terhadap Vietnam, tetapi mencatat keputusan pemerintah Vietnam untuk menutup perbatasannya terlalu jauh.

Vietnam bertindak terlalu jauh dengan keputusannya untuk menutup perbatasan tanpa memberi tahu Kamboja, kata Phea. Vietnam tidak menghargai hubungannya dengan Kerajaan.

Ini seharusnya tidak terjadi antara Kamboja dan Vietnam, yang merupakan teman tradisional dan teman dekat, tambahnya. Saya percaya pemerintah Kamboja memahami permainan politik ini dan tidak akan dibohongi.

Letnan Jenderal Leang Phearom, direktur departemen perbatasan darat Kementerian Dalam Negeri, mengatakan kemarin tetangga Kerajaan lainnya belum menutup perbatasan mereka.

Sampai sekarang, belum ada penutupan perbatasan dengan Thailand dan Laos, kata Letnan Jenderal Phearom. Orang masuk dan keluar seperti biasa.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *